Senin, 06 Januari 2014

KAIN NON WOVEN

KAIN NON WOVEN



FELT termasuk kain Non Woven

Kain Non woven dibuat langsung dari serat (wool/ cotton atau lainnya). Karena itu proses pembuatan kain Non Woven tidak sesulit dan serumit pembuatan kain konvensional lainnya seperti adanya prosses Spinning, Weaving atau Knitting. Proses yang simple dan murah dari pembuatan kain Non Woven memungkinkan tingginya hasil produksi kain tersebut, dengan ongkos produksi yang relatif lebih rendah untuk menghadapi permintaan yang aneka ragam dari konsumen.

Langkah pertama untuk membuat kain Non Woven adalah dengan membuat WEB/ jaringan. Bentuk Web dapat dibuat dengan bermacam cara, yaitu:

1. Dry laid/ Lembaran KERING
2. Wet laid/ Lembaran BASAH
3. Spun Bonded
4. Spun Laced.

Dry laid/ Lembaran kering didapat dari proses Carding atau Gerai Udara (air laying). Web yang dikirim dari Carding memiliki orientasi serat yang memanjang. Web dapat dibuat ber orientasi menyilang dengan melipat web dan menaruhnya secara melintang dari Web sebelumnya dengan maksud untuk menambah kekuatan dan kelenturan. Web dengan gerai udara menggunakan mesin khusus yang menyebarkan serat dengan semburan udara dan membiarkannya tergerai kebawah. Web yang dihasilkan lebih banyak ber orientasi menyilang dengan distribusi yang acak.

Wet laid/ gerai basah Non Woven dihasilkan dari larutan air yang sudah dimasukkan kedalamnya serat tektil. Air kemudian di peras meninggalkan gerai Web serat.

Spun bonded Web dibuat langsung dari spineret. Helai- helai filament yang tak terputus digerai dalam susunan fashion yang acak diatas belt yang bergerak cepat, dan dalam keadaan setengan lengket mereka di satukan dalam arah menyilang.

Spunlaced webs sama seperti proses Sun bonded web, kecuali disana diseprotkan air yang bertekanan pada gerai serat, sehingga memisahkan serat filament  menjadi memiliki structure seperti tenunan untuk menghasilkan kain dengan ikatan yang lebih longgar. Kain yang dihasilkan lebih elastis dan lebih fleksibel dibanding kain Spunbonded.

Langkah berikutnya dari pembuatan kain Non Woven adalah agar jaringan gerai serat tersebut menjadi selembar kain, dengan cara:

1- Proses mekanis, seperti Proses jahit.
2- Proses obat kimia atau dengan system pengeleman.
3. Proses pemanasan dan tekanan..

Proses Jahit dilakukan pada Non Woven jenis Dry laid web.
Proses Kimiawi/ lem dilakukan baik pada Dry atau Wet laid No Woven.
Sedang proses pemanasan dan tekanan dilakukan pada  serat- serat thermo plastik.






Sumber:TSC- Textile Sciense Course= China
Translated by: H.Khaeruddin Khasbullah

1 komentar:

  1. ternyata kain non woven itu lebih murah dari kain konvensional ya, dan saya juga baru tau tadi kalau kain non woven itu biasa dipakai sebagai bahan baku untuk membuat jalanan ini link artikelnya non woven indonesia

    BalasHapus